Sabtu, 25 Februari 2012

Cara Install Aplikasi Android di SDcard Tanpa Root

Seperti kita ketahui bahwa Android memiliki ribuan aplikasi bagus yang menghibur dan juga berguna dalam menunjang aktivitas keseharian kita, namun terdapat kendala untuk menikmati berbagai aplikasi tersebut, terutama bagi beberapa jenis perangkat android kelas menengah ke bawah, seperti Samsung Galaxy Y, LG Optimus Me serta handphone sejenis lain yang masih sekelas dengan ukuran memori internal yang sangat minim, dengan catatan untuk kelas ini rata-rata vendor hanya memberi jatah kapasitas memori internal 200 Mb kebawah, dimana jika kapasitas memori internal terus dipaksa untuk diisi hingga hampir penuh dapat berakibat pada lambatnya respon akses perintah pada perangkat.

Untuk mengatasi hal tersebut terdapat berbagai cara untuk mengakali agar setiap aplikasi yang terinstal disimpan di memori eksternal (SDcard), salah satunya dengan menggunakan bantuan aplikasi yang dapat membuat aplikasi terinstal di SDcard seperti App2sd, namun aplikasi ini membutuhkan Root terlebih dahulu agar dapat digunakan, selain itu juga harus melakukan langkah-langkah merepotkan lain seperti backup terlebih dahulu dan resiko kehilangan garansi, untuk itu cara ini bagi sebagian orang yang masih awam maupun pengguna baru android dianggap cukup merepotkan.
Hingga kemudian saya berupaya mencari cara menginstal aplikasi ke SDcard tanpa harus melalui prosedur Root, salah satunya dengan menggunakan program SDK Android yang dapat di download secara gratis di situs Android Developer, dengan melakukan beberapa perintah dalam mode debug. Namun perlu dicatat bahwa dalam metode SDK ini tidak serta merta dapat memuat semua aplikasi tanpa batas, namun cara ini hanya mengkompresi jumlah data yang diinstal di memori internal. Pada dasarnya ada beberapa aplikasi yang pada pengaturan aplikasi dapat dipindahkan ke SDcard namun ada pula aplikasi yang tidak dapat dipindahkan, karena terhalang oleh tombol "move to sd card" yang tidak respon seperti dibawah ini.


Sehingga untuk mengubah default "move to sd card" kita menggunakan program SDK Android, berikut tutorial singkat untuk mengubahnya :
Persiapan :
1. Pastikan Driver Perangkat Android anda sudah terinstal di PC, misalnya Samsung Kies pada android Samsung, hal ini untuk memudahkan PC mengenali perangkat anda di sistem.

2. Sediakan Kabel Data untuk menghubungkan perangkat android ke PC, yang tentunya harus di set dulu ke Debug USB.
3. Instal terlebih dahulu program SDK Android dari situs Android Developer, sesuaikan dengan OS PC anda, pihak Android.Inc menyediakannya secara gratis Disini.

Langkah-Langkah :

1. Ekstrak file yang sudah di download, kemudian jalankan sdkmanager.exe(ada pada folder android-sdk-windows yang sebelumnya di ekstrak) > kemudian pilih komponen yang akan diinstall, terdapat banyak komponen namun cukup install 4 komponen utama dengan nama Android SDK Tools, Android SDK Platform Tools, SDK Platform Android 2.2 (sesuaikan dengan versi android anda) serta sample for SDK API 8, sehingga ketika proses instalasi yang mengharuskan kita mendownload komponen tersebut selesai akan terlihat seperti di bawah ini.

2. Setelah SDK Manager selesai dipasang, kemudian buka Command Prompt pada Windows (untuk masuk ke Command Prompt, klik Start - All Programs - Accessories - Command Prompt), hal ini dilakukan untuk memasuki folder platform tools pada SDK Manager,
Kemudian ketik perintah berikut pada command prompt,
- Ketik D: (note : sesuaikan dengan partisi hardisk tempat anda menginstal SDK, saya sendiri menginstallnya langsung di Partisi D), hingga kemudian dibawahnya muncul D:\>
- Kemudian ketik lagi D:\>CD\android-sdk\platform-tools, hingga akhirnya muncul dibawahnya D:\>CD\android-sdk\platform-tools>

- Setelah itu masuk ke Cmd.exe pada Windows (klik C:\Windows\system32\cmd.exe) dan ketik perintah adb devices untuk memastikan bahwa perangkat android telah benar-benar terhubung, jika telah terhubung akan tampak seperti dibawah ini

- Kemudian masih pada program Cmd.exe, ketik perintah adb shell pm setInstallLocation 2 (perhatikan caps lock), yang merupakan langkah akhir yang akan mengganti default penyimpanan aplikasi terinstal ke memori eksternal (SDcard).

Setelah proses selesai maka aplikasi yang sebelumnya tidak dapat di pindah ke SDcard karena tombol tidak aktif tadi akan menjadi aktif, seperti di bawah ini.

Hasilnya ketika kita menginstall aplikasi maka sebagian besar data aplikasi akan otomatis dipindah ke SDcard, misalnya game NFS Shift ketika datanya berada di memori internal akan memakan kapasitas sebesar hampir 40mb, namun ketika dipindah ke SDcard hanya akan memakan kapasitas kurang dari 500kb, sehingga memori internal menjadi lebih lega, tanpa harus melakukan Root dengan resiko kehilangan garansi pabrik.

Selamat Mencoba.

Senin, 20 Februari 2012

Istilah-Istilah Dalam Android

Pada dasarnya struktur sistem pada perangkat Android berbeda dengan perangkat-perangkat lainnya yang sejenis, baik itu terkait dengan instruksi dan registry pada hardware, pengelolaan memory, pemograman sistem dan aplikasi dan bermacam hal lainnya yang bersifat teknis terhadap perangkat secara keseluruhan, sehingga ketika pertama kali memakai perangkat Android, kita akan dihadapkan pada istilah-istilah baru yang sebelumnya kurang akrab di dengar, hal ini karena istilah tersebut lazim digunakan pada perangkat sistem Android.
Untuk memudahkan dalam mengenali istilah-istilah Android, dibawah ini terdapat kumpulan istilah-istilah yang kerap digunakan dalam perangkat Android.


ADB = Android Debug Bridge, suatu bentuk perintah yang digunakan untuk memproses command di perangkat Android lewat PC

ADB Shell Logcat = Untuk mengetahui proses yang terjadi di perangkat Android ketika Flashing Rom dilakukan

Android Beam = Media sharing data terbaru di Android 4.0 dengan memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC), layaknya bluetooh dengan cara yang lebih praktis

Apps2SD
 = Proses memindahkan atau menyimpan aplikasi dari memori internal ke memori eksternal (SDcard)

AOSP = Android Open Source Project, proyek Open Source yang dikembangkan Google pada perangkat Android

APK = Android Package, yaitu bentuk eksistensi file yang khusus diciptakan untuk perangkat Android, seperti SIS pada Symbian dan IPA di iPhone

Brick = Suatu keadaan dimana sebuah perangkat tidak dapat digunakan (recover), sehingga dianggap menjadi batu-bata (brick)

Boot = Suatu program yang berjalan pada jeda waktu sebelum proses pengaktifan perangkat (pada windows Boot akan muncul pada layar hitam sesaat komputer dinyalakan)

Bootloader : Modus internal pada ponsel yang membantu dalam flashing di ROM dan tindakan lainnya dibelakang layar

Cache2SD = Proses memindahkan atau menyimpan Cache dari ROM Internal ke SDcard

Diagnostic Mode = Mode Boot yang digunakan untuk Test, dengan menekan Tombol Capture + Power serta tombol volume untuk memilih file

Firmware / ROM = Kumpulan berbagai Software, System, Driver dan File Boot yang dibutuhkan untuk menjalankan OS Android

Flashing = Istilah yang digunakan untuk upgrade Firmware / ROM

GMS = Google Market Services, tempat download aplikasi berbasis Android, seperti Apps Store di iPhone dan Ovi Store di Nokia

GUI = Graphical User Interface , Interface aplikasi yang bersifat ke arah graphic Kernel = Pengelolaan dan sinkronisasi semua sistem driver dan system I/O, sehingga masing-masing sistem dapat berinteraksi satu sama lain

HVGA = Half-sized Video Graphic Array, 
layar grafis video ukuran seperempat (480x320)


Normal Mode = Cara normal menghidupkan Handheld dengan sambungan kepada layanan Google OTA = Over The Air, suatu metode pengiriman data pada perangkat Android, biasanya istilah ini dipakai pada aktifitas Upgrade

Overclock = Memaksa kinerja pada processor hingga melampaui batas kemampuannya, misalnya processor yang punya kemampuan 600 Mhz ketika di overclock akan dapat meningkat kapasitasnya hingga 700 Mhz

QVGA = Quarter Video Graphics Array, layar grafis video ukuran seperempat (320x240)



RAM = Random Access Memory, fungsinya sama dengan RAM yang ada pada komputer

ROM = Read Only Memory, fungsinya sama dengan Hard Disk yang ada di komputer

Recovery Mode = Mode Boot yang digunakan untuk membuka Shell, memflash Image, membuat Backup maupun pada perangkat Android, dengan menekan Tombol Home + Power

Root = Proses untuk mengubah privilage dari user biasa menjadi super user (Administrator), dimana dengan menjadi super user, perangkat Android memiliki kelebihan khusus dibanding user biasa

Safe Mode = Menyalakan Handheld (perangkat) secara normal namun tanpa registrasi akun dengan Google, dengan menekan tombol Menu + Power, sehingga aplikasi yang berhubungan dengan layanan google tidak akan berfungsi (Gmail, Map, Market, dll)

USB Tethering = Menjadikan perangkat Android menjadi Portable Hotspot, dengan berbagi koneksi data mobile lewat USB

Widget = salah satu aplikasi yang GUI nya lebih bersifat interaktif

Sumber : Gubahan dari berbagai thread di Android Indonesia Forum serta Milis-milis Android.

Kamis, 09 Februari 2012

Windows 8 Akan Diluncurkan Tahun 2013

Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows akan segera mengeluarkan produk teranyar Windows 8 pada 2013.

Banyak berkembang rumor tentang kapan jadwal rilis Windows generasi 8 ini yang dikabarkan pada 7 Januari 2013. Pihak Microsoft Corp's tidak membantah atau membenarkan perkiraan waktu tersebut.

Tetapi desas-desus yang berkembang, Windows 8 adalah Operating System (OS) generasi berikutnya bakal dirilis pada 2013.
Wzor.net adalah situs yang telah membocorkan tentang pengembangan perangkat lunak ini. Situs itu melaporkan bahwa baru-baru ini Windows telah menyelesaikan tahap kedua (M2), dan sedang berlanjut pada iterasi ketiga (M3) pada Maret 2011.
Microsoft sesegera mungkin melepaskan ke publik Windows 8 Beta-1 dan Beta-2, kemudian dibangun ulang untuk versi terakhir pada akhir 2012. Raksasa perangkat lunak ini dilaporkan berencana melepaskan sistem operasi secara eceran pada awal 2013.
"Menurut informasi, Microsoft berencana mulai menjual versi ritel Microsoft Windows 8 pada Senin 7 Januari 2013
image

Rabu, 08 Februari 2012

Cara Optimalkan Kinerja OS Windows 7

Microsoft Windows 7 Professional Product Key Cara Optimalkan Kinerja OS Windows 7
Berikut tips untuk mengoptimalkan kinerja OS Windows 7 :
  1. Nonaktfkan service yang tidak diperlukan / digunakan pada komputer
  2. Menonaktifkan auto update 9 supaya tidak update otomatis
  3. Harddisk jangan sampai full usahakan tersisa 1-2G untuk spek kosongnya
  4. Menambahkan virtual memori
  5. Merutinkan/menjadwalkan untuk defrag Hardisk
  6. Bersihkan file temporary
  7. Install aplikasi seperlunya
  8. Konfigurasi jumlah core prosesor caranya klik start>MsCONFIG, pilih Tab Boot > Advanced Option kemudian masukan 2,4 atau 8
  9. Jika komputer kamu lambat /berat lakukan restart untuk mengembalikan seperti semula

Selasa, 07 Februari 2012

Merubah Tampilan PC Menjadi Seperti Android ICS

tampilan android 4 Merubah Tampilan PC Menjadi Seperti Android ICS
Tampilan Android 4.o Ice Cream Sandwitch memang sangat menarik .Oke, untuk yang mau merubahnya anda bisa meihat tutorial dari David Molina , Tutorial merubah tampilan PC menjadi tampilan OS Android 4.0 ICS .Untuk merubahnya anda memerlukan dan mendownload fils dan mods ikon packs , wallpapers ,skin dan widget . jika tertarik silahkan lihat tutorialnya dan di sini